Kamis, 11 Maret 2010

TUGAS 1

1.Kebutuhan Sistem Informasi :

Kebutuhan sistem informasi dapat diartikan sebagai kemampuan, syarat atau kriteria yang harus ada atau dipenuhi oleh sistem informasi, sehingga apa yang diinginkan pemakai dari sistem informasi dapat diwujudkan. olehkarena itu membutuhkan proses untuk menghasilkan spesifikasi kebutuhan. Spesifikasi kebutuhan adalah spesifikasi yang rinci tentang pengolahan data yaitu jumlah data yang harus diproses, waktu pengolahan saat data siap diproses sampai informasi yang dihasilkan. Spesifikasi ini digunakan untuk membuat kesepakatan dalam pengembangan sistem. http://blog.re.or.id

2. Prinsip Pengembangan Sistem Informasi :

A. Mendukung kebutuhan informasi manajemen : Setelah sistem selesai dikembangkan, maka yang akan menggunakan informasi dari sistem ini adalah manajemen, sehingga sistem harus dapat mendukung, kebutuhan yang diperlukan oleh manajemen.

B. Memerlukan investasi modal yang besar : Dalam pembuatan Sistem ini diperluka modal yang sangat besar karena setiap perusahaan yang menginvestasikan modalnya harus mempertimbangkan hal - hal seperti :
1. Semua alternatif yang ada harus diinvestigasi
2. Investasi yang terbaik harus bernilai.

C. Membutuhkan staff yang terlatih atau terdidik : Manusia merupakan faktor utama yang menentukan berhasil tidaknya suatu sistem, baik dalam proses pengembangannya, penerapannya, maupun dalam proses operasinya. Oleh karena itu orang yang terlibat dalam pengembangan maupun penggunaan sistem ini harus merupakan orang yang terdidik tentang permasalahan yang ada dan terhadap solusi yang mungkin dilakukan. Terdidik disini bukan berarti harus secara formal duduk di perguruan tinggi, tetapi dapat dilakukan secara latihan kerja (on the job training).

D. Membutuhkan perencanaan, koordinasi dan tahapan kerja :Proses pengembangan sistem umumnya melibatkan beberapa tahapan kerja yang akan melibatkan beberapa personil dalam membentuk suatu team untuk dapat mengerjakannya. "http://ipoen.blogspot.com"

3. Tahapan Pengembangan Sistem Informasi :
a. Perencanaan system : Dibentuk suatu struktur kerja strategis yang luas dan pandangan system. informasi baru yang jelas yang akan memenuhi kebutuhan-kebutuhan pemakai informasi. Dalam fase perencanaan system diperlukan faktor-faktor kelayakan (feasibility factors)

faktor-faktor strategis (strategic factors)

b. Analisis system : Dilakukan proses penilaian, identifikasi dan evaluasi komponen dan hubungan timbal-balik yang terkait dalam pengembangan system

c. Perancangan sistem secara umum / konseptual : analis sistem mulai merancang proses dengan mengidentifikasikan laporan-laporan dan output yang akan dihasilkan oleh sistem yang diusulkan. Data masing-masing laporan ditentukan.

d. Evaluasi dan seleksi system : menyediakan point utama untuk keputusan investasi.

e. Perancangan sistem secara detail : menyediakan spesifikasi untuk perancangan secara konseptual. Pada fase ini semua komponen dirancang dan dijelaskan secara detail.

f. Pengembangan Perangkat Lunak dan Implementasi system : sistem siap untuk dibuat dan diinstalasi sehingga Sejumlah tugas harus dikoordinasi dan dilaksanakan untuk implementasi suatu sistem baru.

TUGAS 2

Sistem informasi manajemen adalah serangkai sub sistem informasi yang menyeluruh dan terkoordinasi secara rasional dan terpadu yang mampu mentranformasi data sehingga menjadi informasi lewat serangkai cara, guna meningkatkan produktivitas yang sesuai dengan gaya dan sifat manager atas dasar kriteria mutu yang telah di tetapkan. Dengan kata lain SIM adalah sebagai suatu sistem berbasis komputer yang menyediakan informasi bagi beberapa pemakai dengan kebutuhan yang sama.
Penerapan SIM pada transportasi yang berpengaruh terhadap intensitas belanja Online tiket (E-ticketing), Artinya semakin cepat proses transaksi pembelian tiket , maka seseorang akan semakin cenderung atau memiliki intensitas semakin tinggi untuk membeli tiket melalui internet. Hal tersebut di sebabkan oleh tingkat kesibukan konsumen sehingga menjadikan waktu sebagai sumber daya yang terbatas, jadi konsumen dengan tingkat kesibukan yang tinggi akan cenderung memilih proses transaksi yang cepat pada saat membeli tiket. Harga tidak berpengaruh terhadap kegiatan belanja Online. Hal tersebut disebabkan oleh pengetahuan konsumen tentang tingkat harga yang ditawarkan oleh agen perjalanan maupun yang tercantum pada website. Mereka juga paham kapan harus membeli tiket karena harga juga akan berbeda bila dipesan pada saat “high season” dimana banyak orang mengadakan perjalanan seperti pada saat tahun baru dan “low season” dimana hanya sedikit orang yang melakukan perjalanan. Pelayanan juga tidak pengaruh terhadap kegiatan belanja Online. Hal tersebut disebabkan oleh konsumen yang berencana memesan tiket tidak merasa bahwa pelayanan adalah yang krusial karena pada saat mereka memesan lewat website, mereka hanya bersentuhan dengan teknologi yang dianggap kurang mampu memberikan pelayanan secara interaktif yang sebanding dengan pertemuan langsung dengan penjual. Akan tetapi popularitas e-ticketing sejauh ini tidak akan menurun sebab kebanyakan masyarakat sangat mendambakan kehidupan yang serba praktis. Pengembangan sistem informasi merupakan hal yang sangat positif, karena akan memberikan banyak keuntungan bagi perusahaan yang bersangkutan. Akan tetapi perusahaanpun harus tetap memperhatikan website agar tidak menyulitkan konsumen untuk melakukan transaksi, bahkan sebaliknya, website yang disediakan harus memberikan kemudahan bagi setiap konsumen yang ingin melakukan transaksi.
Dalam perkembangannya SIM akan sangat dibutuhkan oleh berbagai macam perusahaan dalam memperoleh keuntungan. Salah satu gambaran yang mungkin dapat diambil adalah SIM pada transportasi seperti contoh keterangan yang telah disebutkan diatas.
Penyebab SIM menjadi semakin diperlukan, antara lain karena manajer harus berhadapan dengan lingkungan bisnis yang semakin rumit. Oleh sebab itu dibutuhkan SIM yang baik. SIM yang baik adalah SIM yang mampu menyeimbangkan biaya dan manfaat yang akan diperoleh artinya SIM akan menghemat biaya, meningkatkan pendapatan, yang muncul dari informasi yang sangat bermanfaat. Tujuan sistem informasi manajemen adalah memenuhi kebutuhan umum semua manajer dalam perusahaan atau subunit organisasi perusahaan. SIM menyediakan informasi bagi pemakai dalam bentuk laporan dan output dari berbagai simulasi model matematika.